Jakarta Islamic School

The 1st Integrated 'International' Islamic School
 
 
 
 
     
 

Welcome to 'Jakarta Islamic School' Indonesia

The Jakarta Islamic School (JISc) was established in May 2003. It offers a unique integrated (International and National Curriculum, blended by Islamic values) quality of education from pre-school, primary, secondary and high school levels. The school is situated in the heart of the Eastern Jakarta nearby Halim Perdanakusuma Airport.

The Jakarta Islamic School is :

  1. A fully independent private school
  2. Registered with the Department of Education Indonesia as National Plus School
  3. Registered to offer courses from Preparatory year to year 12th
  4. Has accreditation at "A" status for primary and secondary levels
  5. Offering IGCSE curriculum

JISc works in partnership with parents and sister schools abroad (Singapore, Malaysia and coming soon Australia). It provides opportunities for the student to prepare for leading the future by excellent in Islamic values (aqidah, akhlaq, fikrah and amal) together with excellent in national (DikNas) and as well as international (IGCSE) curriculum, within our own up-to-date building and facilities, and an environment conducive to the learning of boys and girls needs, the teaching by heart approach and "educate/prepare your children according to their future era/challenging" motto are really a best vehicle for us to reach the ultimate goal, vision and mission.

To find out more information, please explore this official website, or for information on beyond the information not-available on this official website, please contact us.


Profil Jakarta Islamic School

Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

    Institusi sekolah kita dewasa ini berorientasi melahirkan individu yang berguna bagi dirinya sendiri dan masyarakatnya. Artinya Individu disiapkan untuk fungsi ekonominya saja didalam dunia yang berfokuskan kebendaan. Masyarakat pula ironinya pada saat ini meletakkan tolak ukur kesuksesan pendidikan seseorang semata-mata dengan hanya dengan kekayaan dan kedudukan yang mampu diraihnya saja. Maka sebagai konsekuensi logisnya lahirlah generasi / masyarakat yang yang sangat invidualis yang mementingkan kehidupan dunia, sementara moral dan akhlaknya runtuh. Individu yang kaya secara duniawi tetapi tidak memahami dan lupa akan hakikat dan tujuan hidup yang sebenarnya dikehendaki oleh Allah SWT sang Pencipta.

    Allah SWT telah memberikan Islam sebagai agama sempurna. Islam sebenarnya telah mengajarkan kepada kita tentang tolak ukur kesuksesan yang sesungguhnya, yaitu manakala individu berhasil masuk kedalam syurga-Nya di akhirat kelak karena individu tersebut sukses dalam menjalankan misinya sebagai khalifah (pemimpin) di dunia. Dengan perkataan lain bahwa pendidikan yang sukses menurut Islam adalah mampu melahirkan individu yang menjadi pemimpin di dunia (baik dalam bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, serta sosial dan budaya/ peradaban) namun pada saat yang bersamaan faham betul bahwa itu semua merupakan bentuk pengabdian kepada Allah sebagai bekal yang akan dibawa ke kehidupan yang abadi di akhirat kelak.

    Untuk itu kami pendiri JISc mencermati kepincangan yang ada dalam realitas pendidikan yang dimiliki kaum muslimin saat ini. Di satu sisi sekolah unggul secara duniawi tetapi runtuh moralnya dan disisi lain berorientasi akhirat tetapi tidak mampu menghasilkan individu yang mampu bersaing untuk memimpin di dunia disegala bidang secara global.

    Untuk itulah kami bertekad untuk menghadirkan sekolah unggulan yang mampu melahirkan manusia sukses menurut versi Allah SWT. Namun kami menyadari bahwa ikhtiar ini bukanlah mudah. Oleh karena itu dukungan dari para muslimin khususnya orang tua sangat dibutuhkan untuk menggapai cita-cita mulia kami sebagai sumbangan kecil kita terhadap pelahiran kembali generasi Islam yang unggul dimasa depan. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada semua pihak selama ini, semoga Allah memberi ganjaran kebajikan yang berlipat ganda. Amiin ya Robbal 'alamin.


Sejarah Jakarta Islamic School

    Jakarta Islamic School (JISc) berdiri menjawab tantangan dunia pendidikan di Indonesia, sudah banyak sekolah yang menerapkan kurikulum internasional, tetapi sangat kurang sekali wawasan dan pemahaman keIslamannya, juga sudah banyak sekali sekolah-sekolah yang menekankan ke-Islam-an tapi belum memiliki kurikulum internasional (masih berskala lokal), dengan lahirnya JISc diharapkan bisa memenuhi dahaga orang tua yang menginginkan anaknya memiliki wawasan global, berahlak Islami, dan tidak melupakan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

    Pada awal JISc berdiri jumlah siswa ada 180 anak, yang terdiri dari Playgroup, TK dan SD yang berlokasi di jalan Inspeksi No. 41 A Pangkalan Jati. Sekolahnya sangat amat sederhana, bahkan ada orang tua siswa yang mencibir sekolah dengan sebutan "kandang kerbau". Tapi dengan ketekunan dan usaha Mdm. Proklawati Jubilea (mam Fifi) dan guru-guru, banyak orang tua yang percaya, karena banyak perubahan yang dialami oleh anak-anaknya terutama dalam kemampuan agama dan bahasa Inggrisnya, sehingga secara tidak langsung mereka telah menjadi marketing JISc dan mengajak teman serta tetangganya untuk masuk di JISc. Hal itu bisa dilihat dari peningkatan jumlah siswa di tahun berikutnya berjumlah 280 orang, yang terdiri dari Playgroup, TK dan SD.

    Di tahun ketiga berdiri, kepercayaan masyarakat akan keberadaan JISc semakin tinggi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya permintaan untuk mendirikan JISc dekat wilayah mereka. Dan banyaknya jumlah siswa baru yang mendaftar di JISc. Di tahun ini pula, JISc membuka beberapa cabang, yaitu  di Joglo, Jakarta Barat, dan Boy Boarding School di Bogor. Jumlah siswa diseluruh cabang sampai tahun ini almost 2000 siswa.


Kurikulum JISc

    Pada awalnya pembelajaran JISc diformulasikan dan hasil pengalaman belajar dan mengajar pendirinya di luar negeri, dan penggabungan beberapa metode yang diambil dari negara Malaysia, Australia dan Singapore. Buku-buku dari ketiga negara tersebutlah yang menjadi sumber dan bahan pengajaran yang biasa disebut International Curriculum. Dengan menggabungkan pelajaran keIslaman dan memasukan nilai-nilai Islami pada setiap mata pelajaran maka JISc disebut Sekolah Islam Internasional.

    Dengan kurikulum yang ada tersebut, animo masyarakat sangat tinggi, dan pengharapan masyarakat terhadap JISc sebagai Sekolah Islam International sangat luar biasa. Hal itu tidak menyebabkan pendirinya merasa puas bahkan terus mencari dan memacu untuk mencari The True International Islamic School. Dalam pencarian konsep tersebut, pendiri JISc telah mencari kemana-mana dan dalam perjalanannya JISc pernah bersinggungan dengan Khalifah Institute yang mempertajam misinya, dari sekedar "membentuk generasi Rabbani yang berwawasan Internasional, berahlaq Islami dan tetap memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia" menjadi "membentuk Khalifah yang berwawasan International, berahlak Islami dan tetap memiliki Jati diri sebagai Bangsa Indonesia"


JISc Vision

    To Build Khalifah ( Future Leaders in the World) who has International Vision & Insight; Islamic values & behaviour and Nationalism Spirit of Indonesia.

    Membentuk Khalifah (Pemimpin Dunia) yang mempunyai visi & wawasan Internasional; memiliki keyakinan atas prinsip-prinsip & akhlak Islami serta tetap memelihara Jati Diri sebagai Bangsa Indonesia.

Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.

 
     
 
Copyright © Jakarta Islamic School 2012